sufyan bin uyainah berkata :
1. barang siapa mencintai Allah maka ia pasti mencintai orang yang dicintai Allah
2. barang siapa mencintai orang yang dicintai Allah maka ia akan mencintai sesuatu karena Allah semata
3. barang siapa mencintai sesuatu karena Allah maka ia akan senang jika amalnya tidak diketehaui oleh orang lain.
cinta kepada Allah itu ada dua macam, yaitu :
1. bersifat harus . faktor inilah yang membangkitkab seorang hamba mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dan ridha dengan takdir-Nya
2. bersifat anjuran. faktor ini yang menggerakan pelakunya rajin mengerjakan hal-hal yang disunahkan dan menjauhi hal-hal yang syubhat. Abu Bakar AShidiq r.a mengatakan bahwa barang siapa yang merasakan manisnya cinta kepada Allah SWT, niscaya tidak akan memburu duniawi merasa asing bila bergaul dengan orang lain.
TIGA TANDA CINTA SEJATI
Rasulullah SAW bersabda "bukti tanda cinta itu ada tiga : memilih Al-qur'an dari pada memilih kalam yang lain hasil buatan manusia, memilih bergaul dengan kekasihNya dari pada memilih yang lain. memilih keridhaan kekasinh-Nya dari pada keridhaan yang lain"
*dikutip dari kitab nasohiul ibad*
1. barang siapa mencintai Allah maka ia pasti mencintai orang yang dicintai Allah
2. barang siapa mencintai orang yang dicintai Allah maka ia akan mencintai sesuatu karena Allah semata
3. barang siapa mencintai sesuatu karena Allah maka ia akan senang jika amalnya tidak diketehaui oleh orang lain.
cinta kepada Allah itu ada dua macam, yaitu :
1. bersifat harus . faktor inilah yang membangkitkab seorang hamba mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dan ridha dengan takdir-Nya
2. bersifat anjuran. faktor ini yang menggerakan pelakunya rajin mengerjakan hal-hal yang disunahkan dan menjauhi hal-hal yang syubhat. Abu Bakar AShidiq r.a mengatakan bahwa barang siapa yang merasakan manisnya cinta kepada Allah SWT, niscaya tidak akan memburu duniawi merasa asing bila bergaul dengan orang lain.
TIGA TANDA CINTA SEJATI
Rasulullah SAW bersabda "bukti tanda cinta itu ada tiga : memilih Al-qur'an dari pada memilih kalam yang lain hasil buatan manusia, memilih bergaul dengan kekasihNya dari pada memilih yang lain. memilih keridhaan kekasinh-Nya dari pada keridhaan yang lain"
*dikutip dari kitab nasohiul ibad*




