Sabtu, 12 November 2016

Minggu kedua bulan November 2016

Aku tulis untukmu yang akan berulang tahun nanti.
Aku mempersiapkan tulisan ini untuk mengucapkan  sebuah ungkapan untukmu
Selamat ulang tahun untuk mu.
Seseorang yang sangat baik untukku dan untuk semua orang.
Seseorang yang bisa membuatku lebih bijak ketika amarahku memuncak
Seseorang yang mengajarkan ku apa itu proses untuk sebuah hasil
Seseorang yang bisa mengajakku untuk bisa peduli dengan yang lain.
Seseorang yang pernah aku pertahankan dan tak pernah aku berfikir untuk melepaskannya
Seseorang yang masih sekarang aku memuji atas kerendahan hatinya.
Seseorang yang menggunakan hatinya dan pikiran untuk melakukan sesuatu yang ia kerjakan
Aku memang orang yang selalu menyia-nyiakan sesuatu yang berharga
Penyesalan untuk melepasmu sudah ku hitung resikonya
Kamu terlalu berharga untuk ku
Kamu terlalu mewah untukku dengan kesederhanaanmu
Kamu terlalu tertutup mata hati untuk membuka yang baru
Aku percaya padamu tapi keyakinanku aku untukmu ataupun sebaliknya
 masih memberikan tanda tanya besar untukku
aku tak bisa membuat memori bahagia untukmu
aku tak bisa berpikir masa depan dengan siapa pun
aku yang terlalu idelais dan egois bahkan untuk diriku sendiri
aku tak meminta kau akan membaca tulisan ini
kau takkan menyadari semuanya yang sudah aku tulis disni
karena kau selalu sibuk memperhatikan apa yang sering aku lakukan
tanpa melihat sesuatu yang ada dibalik semua ini
kau hanya menyalahi diriku dan dirimu sendiri untuk keadaan ini
kesalahan bukan salah satu penyebab sesuatu perpecahan
salah aku membebankan hatiku dulu untukmu,
aku tak pernah meminta dan menerima hatimu untuk kusimpan
aku tak pernah meminta dan menerima kau memberikan separuh hidupmu untukku
“bagaimana air mengalis saja” bukan  “Bagaimana air akan mengalir selanjutnya ?”
Sekali lagi aku ucapkan Selamat berkurangnya umur untukmu yang pernah ada untuku
Semoga kamu bisa mengikhlaskan semuanya
Aku tak pernah mengizinkanmu untuk bertatap muka langusng padaku
Aku tak mau menambah kenangan lagi, biarkan itu berhembus seperti angin
Biarkan itu menjadi cairan racun yang mengalir dengan air sedikit demi sedikit akan menghilang
Bahagia dan ikhlaskan semua. Aku tak menyayangimu lagi. Selamat tinggal ~
Dariku yang pernah membuat kenangan manis yang sia-sia untukmu
Dan untukmu yang pernah membuatku menjadi orang baik.
Ditulis dan diposting tepat pada hari minggu, 13 November 2016


kamu pembaca yang ke -

About Me

Foto Saya
Nida Nabilah
Tangerang, Banten, Indonesia
hanya menuangkan kisah-kisah yang mungkin bisa di ambil hikmahnya
Lihat profil lengkapku

FRIENDS