Sabtu, 21 Oktober 2017

Memanusiakan diri sendiri

Manusia identik dengan mahkluk sosial
Yang membutuhkan manusia yang lain untuk berinteraksi dan bertahan hidup
Nabi Adam AS pun tidak bisa hidup sendiri bahkan di surga sekalipun
Manusia yang membutuhkan manusia lainnya
Oke gue tekankan lagi manusia yang membutuhkan manusia lainnya
Hidup itu sebenarnya untuk apa ????
Beribadah kepada Allah sebagai Tuhan memberikan kita kesempurnaan yang kita anggap selalu kurang
Yang mau gue tekankan bukan pada mahkluk dan Tuhan
Tetapi mahkluk dengan mahkluk lain
Gue percaya dengan tulisan yang gue bold sebelumnya. Yap, bagaimana manusia itu berinteraksi
Mempunyai saudara, teman, sahabat, semuanya dibilang sama secara umum menurut gue ketergantungan
Tapi ada ketergantungan mengikat yang menurut gue semakin dekat dan terus melekat. Kamu bertemu jodohmu yang akan melahirkan sebuah keluarga yang menjadi hubungan erat antara orang tua dan anak.
Ketergantungan yang tak bisa dipastikan adalah yang tak mengikat.
Remember, i Don't trust to anyone i know. Life change the life. And every person that you know time by Time Will change without your mind.
Dan gue meyakini gue berubah untuk diri gue dengan cara apa ?? Dengan cara menarik diri dari semuanya.
You can see me with my big laugh but you never see me with the tears and the sorrows.
Karena gue adalah orang yang bisa menutupi semua masalah gue dengan ocehan yang sangat  besar. Memendam amarah gue yang seketika bisa meledak kapan saja tergantung pemicu yang kau lemparkan.
Akhirnya, gue menghargai kalian untuk bisa Nerima keadaan gue yang sebenar-benarnya setelah sekian lama. Terima kasih untuk semua kebersamaan
Tapi gue gak pernah menghilangkan semua tulisan gue yang gue tulis kemarin adalah hanya emosi semata.
No, this is real
I just show my smile up. Hide what i ve felt before. The reason is frequency right ?
Dan sekarang hahahaha, ketika semua kembali seperti sedia kala
Tetap saja, hati dan perasaan ini selalu sepi dan akan selalu sepi.
Kalian hanya sesaat dan sementara waktu dari 1/4  hidup gue.
Peduli dengan semuanya, anggapan keluarga dan kerabat dekat aku tak pernah merasakan kebenaran itu.
Sorry karena satu orang yang aku rasakan kalian pun terkena imbasnya benar ?
But slowly i Will run and run without the sure ending.
Dan, terima kasih~

kamu pembaca yang ke -

About Me

Foto Saya
Nida Nabilah
Tangerang, Banten, Indonesia
hanya menuangkan kisah-kisah yang mungkin bisa di ambil hikmahnya
Lihat profil lengkapku

FRIENDS